My Widget

Rabu, 15 April 2015

Hari Hari Terbaik Persembahan Puspadanta Minggu Ketiga



Senin 16 Maret 2015, memasuki minggu ketigaku di Puspadanta tercinta. Diminggu ketiga ini, aku berharap semua berjalan sesuai dengan rencana.
Pagi itu, aku memulai  minggu ketigaku dengan menceritakan pengalamanku ketika berada di Puspadanta. Aku menceritakan semuanya dari awal. Mulai dari memantapkan niatku untuk mendaftarkan diri prakerin di Production House tersebut, hingga semua kegiatan yang telah aku lakukan sampai pada saat itu. Untuk menyelesaikan tugas yang  1 ini, aku memilih untuk menggunakan buku kegiatan sebagai pacuannya, agar semua pengalaman yang akan aku tuangkan dalam ceritaku tidak satupun ada yang terlewatkan. Sekitar pukul 14.00 WIB, tugas yang menjadi tanggung jawabku telah usai aku kerjakan. Setelah lebih dari setengah hari aku mengerjakan tugasku dan merasa cukup lelah, aku berniat untuk mengajak Astuti untuk beristirahat sejenak. Belum sempat aku menemuainya, terlintas dalam benak ku lembaran yang bertumpuk-tumpuk sedang menanti di meja sana. Ku urungkan niatku untuk beristirahat, segera aku menempatkan diri di hadapan PC dan mulai mengerjakan tugas tugasku tadi. Ya Tuhaaaan... penat memang. Tapi bagaimana lagi? Pekerjaan sudah menanti agar semuanya segera selesai dan tertata rapi.
Detik berganti menit, menit berganti jam. Waktu cepat sekali berlalu, sedangkan aku tidak bisa mengimbangi pekerjaanku dengan waktuku. Kulirik jam dinding yang berada di sebelah utara ruang utama telah menunjukan pukul 18.00 WIB. Waktunya pulang!!! Sebuah kasur empuk dengan sepasang bantal dan guling, kini sudah mulai hadir dalam bayanganku. Tetapi tugas memaksaku untuk tetap bersikap tanggung jawab. Melihat salah satu teman magangku telah selesai mengerjakan semua tugasnya, akupun berniat untuk segera menyelesaikan semua pekerjaanku. Tapi apa daya? Ketika telah merasa lelah, otak tak lagi bisa berfungsi. Kulirik kembali jam dinding yang berada di sebelah utara ruang utama, waktu menunjukkan pukul 18.30 WIB. Aku berfikir ada baiknya hari ini ku akhiri aktivitasku dan memulai kembali esok hari dengan waktu yang lebih awal, itu lebih baik. Penat terganti dengan istirahat, dan tentunya otak akan berfungsi kembali.
Ku matikan PC dan ku akhiri aktivitasku pada hari itu. Segera aku mengemasi barang bawaanku dan bergegas pulang. Setelah berpamitan, kulangkahkan kakiku menuju parkiran. Satu langkah saja, semuanya terasa indah. Bayangan makan malam bersama keluarga, serta kasur empuk yang tertata rapi di sudut kamarku kini terlintas kembali. Belum sempat aku menghidupkan mesin sepeda motorku, terdengar seseorang berteriak memanggil namaku. Ya Tuhan, dalam waktu sekejap saja bayangan bayangan indah tersebut hilang.
Terlihat sosok bayangan seorang wanita datang menghampiriku. Ternyata Asri. Dia adalah salah satu kawan magangku yang berasal dari SMK Negeri 1 Klaten. Aku fikir, ia mendekatiku hanya untuk memberikan barang bawaanku yang tertinggal karena aku mengemasinya dengan tergesa-gesa. Ternyata.. ia menyampaikan bahwa guru pembimbingku yaitu Mas Tyas, memintaku untuk mendampingi liputan kegiatan Out Bound SD Muhammadiyah Kauman di Sleman. Dan asal kalian tau, Mas Tyas memintaku untuk datang di Puspadanta jam 06.00 pagi. Busyeeeett, jam 6 pagi? Jam segitu aku baru selesai mandi guys. Seneng sih, diberi kepercayaan seperti itu. Tapi kenapa waktunya harus nggak tepat gitu lho? Tanpa berfikir panjang dan memberikan jawaban yang berbelit belit, aku menganggukkan kepala dan bergegas pergi.
Sesampainya di rumah, hidangan makan malam bersama keluarga yang sempat terbayang ku abaikan demi menyelesaikan tugas prakerin. Tepat pada pukul 23.00 WIB semua tugas telah selesai kukerjakan. Bahagia? Tentunya. Malam ini aku tidur nyenyak tanpa dihantui oleh lembaran lembaran tugas prakerin.
Pagi harinya, tepat pada pukul 05.00 WIB alarm pada jam wekerku berdering dengan nyaring. Suara itu sudah tak asing lagi ditelingaku, suara itu juga yang menandakan bahwa aku harus bangun dan memulai kembali aktivitasku. Karena teringat dengan kesepakatan bahwa hari ini ada jadwal liputan pagi, segera aku bergegas menunju kamar mandi. Tepat pada pukul 05.30 WIB, setelah cukup lama berdandan dan mempersiapkan barang bawaan termasuk bekal makan siang segera aku berpamitan dengan kedua orangtuaku dan bergegas menuju Puspadanta. Hari ini aku menemani Mas Tyas liputan bersama Jeffta. Aku berfikir, dalam perjalanan menuju tempat tujuan nanti aku bisa sedikit beristirahat karena Jeffta yang mengemudikan sepeda motorku.
Sesampainya di Puspadanta. Heh? Sepi? Kulirik jam tanganku. Waktu menunjukkan pukul 06.06 WIB. Sudah lebih dari 5 menit tapi Jeffta belum juga datang? Kuambil telephone genggamku dan mencoba menghubungi Jeffta, namun tidak ada jawaban. Kucoba untuk menghubungi kembali untuk yang kedua kalinya.. Namun hasilnya tetap sama. Tak lama kemudian, terdengar suara sepeda motor dari arah selatan. Suara itu semakin lama semakin jelas terdengar. Ternyata itu Jeffta.
Tanpa ada percakapan apapun, kami segera berangkat menuju rumah Mas Tyas. Takutnya Mas Tyas sudah berangkat dan kami ditinggal. Sesampainya disana, terlihat Mas Tyas sedang mengeluarkan sepeda motornya. Ia meminta kami untuk segera berangkat agar tidak terlambat dan tertinggal bus rombongan Out Bound SD Muhammadiyah Kauman. Kami segera mengikuti perintah dari Mas Tyas dan berangkat menuju SD Muhammadiyah Kauman. Karena sebelum berangkat Mas Tyas sempat mengatakan bahwa kami akan liputan di lereng merapi, bayangan gunung yang menjulang tinggipun menghampiri. Dengan dihiasi kabut dan beberapa tumbuhan yang tumbuh di sekitarnya, Gila!!!! Pasti indah banget coy!!
Setelah cukup lama menikmati perjalanan dengan disuguhi pemandangan yang begitu indah, kami pun sampai di tempat tujuan. Acara dimulai dan kami pun segera meliput kegiatan tersebut. Tiba pada saat permainan menyeberangi jembatan goyang di atas kolam. Guru pembimbing dari SD Muhammadiyah menantang kami untuk mengikuti permainan tersebut. Karena melihat banyak peserta yang gagal, aku ragu untuk mengikutinya. Tetapi Mas Tyas dan Jeffta tetap memaksaku untuk mengikuti permainan tersebut agar adil. Okelah.. aku ikut! Tiba giliran Mas Tyas, 3 kali ia mencoba menyeberangi jembatan tersebut namun semuanya gagal. Kini giliran Jeffta, kali ini ia berhasil. Melihat Jeffta terlihat sangat mudah menyeberangi jembatan tersebut, segera aku mendekati arena permainan tersebut dan menunggu giliranku tiba. Waktu yang ditunggu tunggupun telah tiba, setapak demi setapak aku menyeberangi jembatan tersebut dengan sangat hati hati. Dan akhirnya... Horeeee!!! Aku berhasil...!!!!
Tepat pada pukul 13.00 WIB kegiatan Out Bound berakhir. Kami berpamitan dan bergegas kembali ke Puspadanta dengan membawa pengalaman yang menggembirakan.

Gambar 1.1 Meliput Kegiatan Out Bound SD Muhammadiyah Kauman Di Sleman

Pagi harinya yaitu pada tanggal 18 Maret 2015. Hari itu adalah hari pembagian garda. Garda merupakan suatu perusahaan kecil di bawah naungan Puspadanta. Pembagian Garda ini, dilakukan sesuai perintah pak Ali.
Ketika pembagian garda tiba. Tercengang? Jelas!!! Pak Ali mengatakan bahwa anak magang yang berasal dari SMK Negeri 1 Bantul tidak mungkin 1 garda dengan anak magang yang juga berasal dari SMK Negeri 1 Bantul. Tapi ketika pembagian garda diumumkan aku mendapati nama Astuti dan Ibnu tercantum dalam gardaku. Gimana nggak seneng coba? Kita 1 garda coy!!!

Gambar 1.2 Garda Adinata - Kelompok Yang Unggul Dan Terdepan

Garda baru, tugas baru... Selang beberapa menit setelah pembagian garda, pak Ali meminta kami untuk membuat susunan pengurus dan mempersiapkan bahan untuk presentasi garda pada pagi harinya. Kami pun segera memisahkan diri sesuai dengan garda masing masing dan mulai berdiskusi. Di dalam rapat garda, seluruh anggota garda memintaku untuk membuat bahan presentasi dan sebuah logo sebagai simbol dari garda kami. Karena tugas presentasi garda telah dibagi dan aku mendapatkan tugas yang memakan waktu cukup lama, aku pun segera mengemasi barang barangku dan bergegas pulang.
Hari berikutnya. Waktu yang ditentukan untuk presentasi garda pun telah tiba. Ketika giliran gardaku untuk presentasi, kami pun segera maju dan mempresentasikan apa yang telah kami persiapkan. Satu persatu dari anggota garda menjelaskan jabatan dan tugas nya sesuai dengan apa yang telah ditentukan. Satu persatu dari kami juga menjawab dengan mudah setiap pertanyaan yang diberikan oleh anggota garda lainnya. Presentasi garda berakhir pada pukul 20.00 WIB dengan tepuk tangan meriah dari seluruh anggota garda.

Gambar 1.3 Presentasi Anggota Garda Adinata


4 komentar:

  1. pengalamanmu minggu ini menyenangkan

    BalasHapus
  2. tetap semangat dalam menuliskan pengalamanmu kak ..

    BalasHapus
  3. semoga dapat meningkatkan kekompakan didalam garda adinata..

    BalasHapus
  4. wah panjang sekali . spertinya menarik ya garda Adinata

    BalasHapus