Senin 16 Maret 2015,
memasuki minggu ketigaku di Puspadanta tercinta. Diminggu ketiga ini, aku
berharap semua berjalan sesuai dengan rencana.
Pagi itu, aku memulai minggu ketigaku dengan menceritakan
pengalamanku ketika berada di Puspadanta. Aku menceritakan semuanya dari awal.
Mulai dari memantapkan niatku untuk mendaftarkan diri prakerin di Production House
tersebut, hingga semua kegiatan yang telah aku lakukan sampai pada saat itu.
Untuk menyelesaikan tugas yang 1 ini,
aku memilih untuk menggunakan buku kegiatan sebagai pacuannya, agar semua
pengalaman yang akan aku tuangkan dalam ceritaku tidak satupun ada yang
terlewatkan. Sekitar pukul 14.00 WIB, tugas yang menjadi tanggung jawabku telah
usai aku kerjakan. Setelah lebih dari setengah hari aku mengerjakan tugasku dan
merasa cukup lelah, aku berniat untuk mengajak Astuti untuk beristirahat
sejenak. Belum sempat aku menemuainya, terlintas dalam benak ku lembaran yang bertumpuk-tumpuk sedang menanti di meja sana. Ku urungkan niatku
untuk beristirahat, segera aku menempatkan diri di hadapan PC dan mulai
mengerjakan tugas tugasku tadi. Ya Tuhaaaan... penat memang. Tapi bagaimana lagi?
Pekerjaan sudah menanti agar semuanya segera selesai dan tertata rapi.
Detik berganti menit,
menit berganti jam. Waktu cepat sekali berlalu, sedangkan aku tidak bisa
mengimbangi pekerjaanku dengan waktuku. Kulirik jam dinding yang berada
di sebelah utara ruang utama telah menunjukan pukul 18.00 WIB. Waktunya
pulang!!! Sebuah kasur empuk dengan sepasang bantal dan guling, kini sudah
mulai hadir dalam bayanganku. Tetapi tugas memaksaku untuk tetap bersikap
tanggung jawab. Melihat salah satu teman magangku telah selesai mengerjakan semua
tugasnya, akupun berniat untuk segera menyelesaikan semua pekerjaanku. Tapi apa
daya? Ketika telah merasa lelah, otak tak lagi bisa berfungsi. Kulirik kembali
jam dinding yang berada di sebelah utara ruang utama, waktu menunjukkan pukul
18.30 WIB. Aku berfikir ada baiknya hari ini ku akhiri aktivitasku dan memulai
kembali esok hari dengan waktu yang lebih awal, itu lebih baik. Penat terganti
dengan istirahat, dan tentunya otak akan berfungsi kembali.
Ku matikan PC dan ku
akhiri aktivitasku pada hari itu. Segera aku mengemasi barang bawaanku dan
bergegas pulang. Setelah berpamitan, kulangkahkan kakiku menuju parkiran. Satu
langkah saja, semuanya terasa indah. Bayangan makan malam bersama keluarga,
serta kasur empuk yang tertata rapi di sudut kamarku kini terlintas kembali.
Belum sempat aku menghidupkan mesin sepeda motorku, terdengar seseorang
berteriak memanggil namaku. Ya Tuhan, dalam waktu sekejap saja bayangan bayangan
indah tersebut hilang.
Terlihat sosok bayangan
seorang wanita datang menghampiriku. Ternyata Asri. Dia adalah salah satu kawan magangku yang
berasal dari SMK Negeri 1 Klaten. Aku fikir, ia mendekatiku hanya untuk
memberikan barang bawaanku yang tertinggal karena aku mengemasinya dengan tergesa-gesa.
Ternyata.. ia menyampaikan bahwa guru pembimbingku yaitu Mas Tyas, memintaku
untuk mendampingi liputan kegiatan Out Bound SD Muhammadiyah Kauman di Sleman. Dan
asal kalian tau, Mas Tyas memintaku untuk datang di Puspadanta jam 06.00 pagi.
Busyeeeett, jam 6 pagi? Jam segitu aku baru selesai mandi guys. Seneng sih,
diberi kepercayaan seperti itu. Tapi kenapa waktunya harus nggak tepat gitu
lho? Tanpa berfikir panjang dan memberikan jawaban yang berbelit belit, aku
menganggukkan kepala dan bergegas pergi.
Sesampainya di rumah,
hidangan makan malam bersama keluarga yang sempat terbayang ku abaikan demi
menyelesaikan tugas prakerin. Tepat pada pukul 23.00 WIB semua tugas telah
selesai kukerjakan. Bahagia? Tentunya. Malam ini aku tidur nyenyak tanpa dihantui
oleh lembaran lembaran tugas prakerin.
Pagi harinya, tepat
pada pukul 05.00 WIB alarm pada jam wekerku berdering dengan nyaring. Suara itu
sudah tak asing lagi ditelingaku, suara itu juga yang menandakan bahwa aku
harus bangun dan memulai kembali aktivitasku. Karena teringat dengan
kesepakatan bahwa hari ini ada jadwal liputan pagi, segera aku bergegas menunju
kamar mandi. Tepat pada pukul 05.30 WIB, setelah cukup lama berdandan dan mempersiapkan
barang bawaan termasuk bekal makan siang segera aku berpamitan dengan kedua
orangtuaku dan bergegas menuju Puspadanta. Hari ini aku menemani Mas Tyas
liputan bersama Jeffta. Aku berfikir, dalam perjalanan menuju tempat tujuan
nanti aku bisa sedikit beristirahat karena Jeffta yang mengemudikan sepeda
motorku.
Sesampainya di
Puspadanta. Heh? Sepi? Kulirik jam tanganku. Waktu menunjukkan pukul 06.06 WIB.
Sudah lebih dari 5 menit tapi Jeffta belum juga datang? Kuambil telephone
genggamku dan mencoba menghubungi Jeffta, namun tidak ada jawaban. Kucoba untuk
menghubungi kembali untuk yang kedua kalinya.. Namun hasilnya tetap sama. Tak
lama kemudian, terdengar suara sepeda motor dari arah selatan. Suara itu
semakin lama semakin jelas terdengar. Ternyata itu Jeffta.
Tanpa ada
percakapan apapun, kami segera berangkat menuju rumah Mas Tyas. Takutnya Mas
Tyas sudah berangkat dan kami ditinggal. Sesampainya disana, terlihat Mas Tyas
sedang mengeluarkan sepeda motornya. Ia meminta kami untuk segera berangkat
agar tidak terlambat dan tertinggal bus rombongan Out Bound SD Muhammadiyah Kauman.
Kami segera mengikuti perintah dari Mas Tyas dan berangkat menuju SD
Muhammadiyah Kauman. Karena sebelum berangkat Mas Tyas sempat mengatakan bahwa
kami akan liputan di lereng merapi, bayangan gunung yang menjulang tinggipun
menghampiri. Dengan dihiasi kabut dan beberapa tumbuhan yang tumbuh
di sekitarnya, Gila!!!! Pasti indah banget coy!!
Setelah cukup
lama menikmati perjalanan dengan disuguhi pemandangan yang begitu indah, kami
pun sampai di tempat tujuan. Acara dimulai dan kami pun segera meliput kegiatan
tersebut. Tiba pada saat permainan menyeberangi jembatan goyang di atas kolam.
Guru pembimbing dari SD Muhammadiyah menantang kami untuk mengikuti permainan
tersebut. Karena melihat banyak peserta yang gagal, aku ragu untuk
mengikutinya. Tetapi Mas Tyas dan Jeffta tetap memaksaku untuk mengikuti
permainan tersebut agar adil. Okelah.. aku ikut! Tiba giliran Mas Tyas, 3 kali
ia mencoba menyeberangi jembatan tersebut namun semuanya gagal. Kini giliran
Jeffta, kali ini ia berhasil. Melihat Jeffta terlihat sangat mudah menyeberangi
jembatan tersebut, segera aku mendekati arena permainan tersebut dan menunggu
giliranku tiba. Waktu yang ditunggu tunggupun telah tiba, setapak demi setapak
aku menyeberangi jembatan tersebut dengan sangat hati hati. Dan akhirnya...
Horeeee!!! Aku berhasil...!!!!
Tepat pada pukul
13.00 WIB kegiatan Out Bound berakhir. Kami berpamitan dan bergegas kembali ke
Puspadanta dengan membawa pengalaman yang menggembirakan.
 |
| Gambar 1.1 Meliput Kegiatan Out Bound SD Muhammadiyah Kauman Di Sleman |
Pagi harinya
yaitu pada tanggal 18 Maret 2015. Hari itu adalah hari pembagian garda. Garda
merupakan suatu perusahaan kecil di bawah naungan Puspadanta. Pembagian Garda
ini, dilakukan sesuai perintah pak Ali.
Ketika pembagian
garda tiba. Tercengang? Jelas!!! Pak Ali mengatakan bahwa anak magang yang
berasal dari SMK Negeri 1 Bantul tidak mungkin 1 garda dengan anak magang yang
juga berasal dari SMK Negeri 1 Bantul. Tapi ketika pembagian garda diumumkan
aku mendapati nama Astuti dan Ibnu tercantum dalam gardaku. Gimana nggak seneng
coba? Kita 1 garda coy!!!
 |
| Gambar 1.2 Garda Adinata - Kelompok Yang Unggul Dan Terdepan |
Garda baru,
tugas baru... Selang beberapa menit setelah pembagian garda, pak Ali meminta
kami untuk membuat susunan pengurus dan mempersiapkan bahan untuk presentasi
garda pada pagi harinya. Kami pun segera memisahkan diri sesuai dengan garda
masing masing dan mulai berdiskusi. Di dalam rapat garda, seluruh anggota garda
memintaku untuk membuat bahan presentasi dan sebuah logo sebagai simbol dari
garda kami. Karena tugas presentasi garda telah dibagi dan aku mendapatkan
tugas yang memakan waktu cukup lama, aku pun segera mengemasi barang barangku
dan bergegas pulang.
Hari berikutnya.
Waktu yang ditentukan untuk presentasi garda pun telah tiba. Ketika giliran gardaku
untuk presentasi, kami pun segera maju dan mempresentasikan apa yang telah kami
persiapkan. Satu persatu dari anggota garda menjelaskan jabatan dan tugas nya
sesuai dengan apa yang telah ditentukan. Satu persatu dari kami juga menjawab
dengan mudah setiap pertanyaan yang diberikan oleh anggota garda lainnya.
Presentasi garda berakhir pada pukul 20.00 WIB dengan tepuk tangan meriah dari
seluruh anggota garda.
 |
| Gambar 1.3 Presentasi Anggota Garda Adinata |